Jumat, 06 Februari 2015


Miningkatkan Daya Atau Power Mesin Motor

Untuk meningkatkan daya atau power mesin motor standart yang biasa disebut tune up, perlu diusahakan perubahan-perubahan pada beberapa hal :

 1   Meningkatkan / menaikkan      perbandingan kompresi.
 2   Memperbaiki porting IN maupun EX supaya pemasukan bahan bakar menjadi lancar dan baik.
 3   Merubah durasi, Lift noken as.
 4   Mengubah pengapian (apabila dalam perlombaan diperbolehkan).
 5   Mengubah rasio dengan Close Rasio.
 6   Setting karburator.



KOMPRESI
Meningkatkan perbandingan kompresi (Compretion Ratio = CR) adalah cara awal yang ditempuh oleh para mekanik untuk meningkatkan power mesin.
Namun demikian untuk meningkatkan perbandingan kompresi perlu diperhatikan beberapa faktor, antara lain bahan bakar yang digunakan dan kwalitas piston yang digunakan.
CARA MENAIKKAN KOMPRESI :
1. Mengganti piston dengan model racing.
2. Mendekatkan deck clearance.
3. Membubut Head.
4. Mengelas Head.
5. Membubut Blok dan Piston.
CARA MENURUNKAN KOMPRESI :
1. Merimer dome pada head.
2. Memperdalam coakan klep pada piston.
3. Membubut piston.

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN KOMPRESI TINGGI :
1. Power mesin meningkat.
2. Final gear menjadi berat.
3. Power mesin terasa dari putaran bawah sampai atas.
KERUGIAN MENGGUNAKAN KOMPRESI TINGGI :
1. Mesin menjadi cepat panas .
2. Engine break menjadi besar dan kasar.
3. Apabila perhitungan kompresi tidak tepat, sering terjadi detonasi





             Untuk mengetahui / menghitung perbandingan kompresi (CR) dari satu mesin, kita perlu mengetahui dulu volume silinder yang akan dikerjakan.
CONTOH PADA MESIN JUPITER Z O/S 100 Bore atau D : 52 mm = 5,2 Cm Stroke 54 mm = 5,4 Cm
= 0,785 x 5,22 X 5,42
= 114,62 cc ; 115 cc
CONTOH PADA JUPITER Z O/S 100
Volume ruang bakar diukur dengan buret lewat busi adalah 14,55 c
Jadi Volume ruang bakar 14,55 cc - 0,7 cc = 13,85 ( 0,7 cc adalah Volume Ruang Busi )

Cara menentukan berapa cc isi ruang bakar yang harus kita pakai pada perbandingan kompresi yang sudah kita tentukan.
Misalnya kita menginginkan perbandingan kompresi 1 : 14 berapa volume ruang bakarnya ?
Berarti apabila kita menginginkan perbandingan kompresi 1 : 14, isi ruang bakar harus 8,84cc. PORTING
Maksud dari mengubah porting adalah usaha untuk meningkatkan atau memperbaiki efisiensi volumetric dengan mengoptimalkan aliran gas ke dalam ruang bakar.
Ada 3 faktor yang menentukan besarnya tenaga pada sebuah mesin :
1. Efisiensi mesin yaitu seberapa dorongan pada piston yang dihasilkan oleh gaya putaran fly wheel.
2. Efisiensi thermal (panas) yaitu seberapa banyak bahan bakar yang harus dibakar/ dipanaskan dalam silinder untuk mendorong piston turun menuju TMB secara efisien.
3. Efisiensi volumetric yaitu membuat saluran / ukuran yang tepat untuk memompa gas secara optimal.
Dalam modifikasi, Head usahakan agar tidak mendapat hambatan apapun, misalnya lubang intake dengan lubang manifold atas juga harus sama dengan joint / karet manifold, usahakan dalam merimer supaya tidak ada ruang yang menyudut.
Di antara komponen pada motor yang paling utama untuk meningkatkan kecepatan mesin adalah memodifikasi camshaft / cam/ noken as. Noken as berfungsi mengatur buka / tutup klep yang dibutuhkan untuk mengatur bahan bakar melewati klep in dan membuang melewati klep ex secara selaras.


CARA KERJA NOKEN AS SEBAGAI BERIKUT :
1. Apabila titik A menyentuh pelatuk, maka katup mulai terangkat dan akan terbuka penuh setelah mencapai puncak tonjolan ( titik B ).
2. Setelah melewati puncak, katup akan turun kembali dan tertutup rapat setelah titik C.
3. Dari A kemudian naik ke C dan kemudian kembali ke B disebut durasi noken as.
4. Tinggi tonjolan menentukan Lift Max.
5. Bentuk permukaan profil tonjolan menentukan percepatan penutupan dan pembukaan katup oleh bentuk permukaan profil tonjolannya.
LIFT MAX
Cara menentukan Lift Max pada motor balap :
Secara teori untuk motor standart, Lift Max adalah 23% dari diameter klep in. Kemudian untuk motor balap dengan sirkuit yang tidak begitu panjang, Lift Max sekitar 29% - 31% dari diameter klep in. Untuk balap dengan sirkuit panjang, Lift Max dapat dibikin sampai dengan 35% dari diameter klep.
DURASI
Cara menghitung durasi ada beberapa cara :
1. Durasi dihitung setelah klep mengangkat 1,27mm pada setelan klep 0 (zerro).
2. Durasi dihitung pada saat klep mulai membuka pada setelan klep 0,10 mm.
Untuk mempermudah pembuatan, kita akan menggunakan cara yang ke dua.
Sebelum kita ingin menentukan angka durasi, harus kita ketahui dulu berapa LC (lobe center) pada noken as yang akan kita modifikasi.
Untuk mengetahui LC, kita harus memasang noken as pada mesin dan mengukur dengan busur derajat yang dipasang pada kruk as sebelah kiri /magnet.
Sebagai contoh : LC PADA JUPITER Z : 103
Kita menginginkan durasi 310 derajat. Berapa derajat in open dan berapa derajat in close ?
Perhitungan Untuk Mencari in close :
310 - 180 - 52 = 78
BERARTI UNTUK LC 103 JIKA KITA MENGINGINKAN DURASI 301 ANGKA DURASINYA ADALAH : IN OPEN 52 SEBELUM TMA IN CLOSE 78 SETELAH TMB
Untuk motor balap durasi idealnya adalah 29 - 33.
Untuk lift max motor balap durasi idealnya adalah :
7,5 mm - 8,3 mm
Keuntungan menggunakan lift tinggi dan durasi besar : - Tenaga mesin menjadi sangat besar - Mesin sangat bagus di putaran atas
Kerugian menggunakan lift tinggi dan durasi besar : - Pada putaran bawah kurang bagus - Per klep menjadi tidak awet - Klep floating / melayang apabila pir klep tidak kuat - Coakan klep pada piston harus dalam
CARA MENGGERINDA CAM
- Bagian Base Circle digerinda kurang lebih 18 sampai ketemu lift yang diinginkan
- Kemudian diikuti dengan menggerinda bagian ram untuk menentukan durasi
- Menggerinda bagian flank untuk menentukan lift O/L dan membentuk profil
- Usahakan dalam menggerinda sebuah kem dengan rata dan halus untuk menjaga agar rocker arm tetap awet dan mengurangi floating.
IGNITION / PENGAPIAN
Bagian pada mesin berfungsi untuk membakar campuran bahan bakar dan udara yang di kompresi oleh piston, sebelum piston mencapai TMA.
Sumber arus listrik untuk menghasilkan loncatan api bisa berasal dari spul atau langsung aki.
Sumber listrik yang dihasilkan langsung dari sepul sering disebut pengapian AC, dan langsung dari aki sering disebut pengapian DC.
Pengapian AC
Keuntungan menggunakan sistem AC :
- Sistem listrik langsung sesuai dengan putaran mesin.
- Tidak perlu menggunakan aki
Kerugian menggunakan sistem AC :
- Putaran mesin sedikit berkurang, karena gaya magnet yang ada
Pengapian DC
Keuntungan menggunakan sistem DC / Total Lost :
- Tidak perlu menggunakan magnet
- Berat rotor bisa dibuat sesuai keinginan kita (bisa sangat ringan)
Kerugian menggunakan sistem DC / Total Lost :
- Harus sering mengisi ulang (recharging) aki (accu)
- Resiko terjadi aki tekor
Perbedaan waktu pengapian standart dan yang sering digunakan untuk balap: Pengapian untuk motor standart • Pada RPM rendah (1.000 – 3.000
RPM) : loncatan api pada 8 - 15 sebelum TMA • Pada RPM tengah tinggi
(4.000 ke atas) :loncatan api pada 25 - 30 sebelum TMA
• Api busi tidak besar dibanding pengapian balap
Pengapian untuk motor balap
• Pada RPM rendah (1.000 – 3.000 RPM) : loncatan api pada 20 - 30
sebelum TMA
• Pada RPM tengah sampai tinggi ( 4.000 ke atas) : loncatan api pada 35
- 42 sebelum TMA
• Api busi besar
Macam macam jenis CDI
1. single map
cdi yang terdiri hanya dengan 1 map/kurve
contoh : cdi bawaan motor, cdi brt dual band
2. multi map
cdi yang terdiri lebih dari 1map / kurve yang dapat kita pilih sendiri dengan beberapa click.
contoh : cdi rextor adjustable, cdi brt smart click
3. cdi programable
cdi yang bisa diatur kurve/ grafik pengapian menurut keinginan kita, yang disesuaikan dengan karakter mesin yang dibutuhkan.
contoh : rextor programable, cdi vortec, cdi brt remmote.


itu sedikit Cara Merancang Motor Balap Hemat Biaya Kemampuan Jempolan dari saya,..
semoga bermanfaat buat anda yg suka balap,..

Jumat, 23 Januari 2015

pembela kebenaran

Daftar negara menurut jumlah tentara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Peta dunia menurut jumlah pasukan aktif (2009)
Berikut adalah daftar negara menurut jumlah tentara di mana angkatan militer suatu negara diukur menurut jumlah total prajurit yang dimiliki negara tersebut, baik prajurit yang digunakan untuk keperluan dalam negeri maupun luar negeri. Tentara cadangan yang dapat memperkuat tentara aktif dan/atau paramiliter turut didaftarkan untuk menggambarkan seluruh angkatan yang dimiliki negara tersebut. "Negara" yang dimaksud disini adalah suatu wilayah yang mempunyai kedaulatan penuh ataupun mempunyai kedaulatan terbatas.
Daftar ini terdiri dari beberapa kolom dan dapat diurutkan, dengan mengklik pada judulnya masing-masing:
  • Nama negara itu, berserta dengan bendera nasional mereka masing-masing.
  • Jumlah pasukan militer yang aktif, mereka ini adalah tentara yang betul-betul aktif dan memang bekerja di kemiliteran.
  • Jumlah pasukan cadangan, mereka hanya dibutuhkan ketika ada mobilisasi pasukan darurat.
  • Jumlah pasukan paramiliter, unit bersenjata yang tidak dianggap sebagai angkatan bersenjata formal negara itu.
  • Total semua pasukan.
Jumlah ini dapat saja berubah sewaktu-waktu.
Negara Tentara aktif
(AD, AL, AU, dll.)
Tentara cadangan Paramiliter
(karabiner, polisi militer, garda nasinal, dll.)
Total
 Afganistan 164.000 0 0 164.000
 Afrika Selatan 55.750 17.700 0 73.450
 Afrika Tengah 2.150 0 1.000 3.150
 Albania (NATO) 14.295 0 500 14.795
 Aljazair 147.000 150.000 187.200 484.200
 Amerika Serikat (ANZUS) (NATO) (A) 2.580.255 2.458.500 11.035 5.049.790
 Angola 107.000 0 10.000 117.000
 Antigua dan Barbuda 170 75 0 245
 Arab Saudi 233.500 0 15.500 249.000
 Argentina 73.100 0 31.240 103.340
 Armenia 46.684 210.000 4.748 261.432
 Australia (ANZUS) 57.500 25.000 0 82.500
 Austria 27.300 195.000 9.400 231.700
 Azerbaijan 66.940 300.000 15.000 381.940
 Bahama 860 0 0 860
 Bahrain 8.200 0 11.260 19.460
 Bangladesh 157.053 0 63.900 220.953
 Barbados 610 430 0 1.040
 Belarus 72.940 289.500 110.000 472.440
 Belanda (NATO) (NS) 53.130 32.200 3.300 88.630
 Belgia (NATO) (NS) 38.452 2.040 0 40.492
 Belize 1.050 700 0 1.750
 Benin 4.750 0 2.500 7.250
 Bolivia 46.100 0 37.100 83.200
 Bosnia dan Herzegovina (NS) 337.099 450.098 30.000 817.197
 Botswana 9.000 0 1.500 10.500
 Brasil 327.710 1.340.000 0 1.667.710
 Britania Raya (NATO) (A) 375.690 299.280 0 674.970
 Brunei 7.000 700 2.250 9.950
 Bulgaria (NATO) 34.975 302.500 34.000 371.475
 Burkina Faso 11.200 0 250 11.450
 Burundi 20.000 0 31.050 51.050
 Ceko (NATO) 17.932 0 10.988 28.920
 Chad 25.350 0 9.500 34.850
 Chili 60.560 40.000 41.500 142.060
 Tiongkok (A) 2.255.000 800.000 1.500.000 4.585.000
 Denmark (NATO) 26.585 53.507 0 80.092
 Djibouti 10.450 0 2.500 12.950
 Republik Dominika 49.910 0 15.000 64.910
 Ekuador 57.983 118.000 400 176.383
 El Salvador 16.800 9.900 12.000 38.700
 Eritrea 202.000 250.000 0 452.000
 Estonia (NATO) 6.600 220.000 8.000 234.600
 Ethiopia 182.500 0 0 182.500
 Fiji 3.500 6.000 0 9.500
 Filipina 106.000 131.000 158.500 395.500
 Finlandia 31.850 485.000 3.100 519.950
 Gabon 4.700 0 1.500 6.200
 Gambia 800 0 0 800
 Georgia 17.500 250.000 11.700 279.200
 Ghana 7.000 0 0 7.000
 Guatemala 31.400 35.000 19.000 85.400
 Guinea 9.700 0 9.600 19.300
 Guinea-Bissau 9.250 0 2.000 11.250
 Guinea Khatulistiwa 1.320 0 2.000 3.320
 Guyana 1.600 1.500 0 3.100
 Honduras 8.300 60.000 6.000 74.300
 Hongaria (NATO) 33.400 90.300 12.000 135.700
 India (A) 1.414.000 1.155.000 1.293.300 3.862.300
 Indonesia 438.410 400.000 280.000 1.118.410
 Irak 273.618 0 315.436 589.054
 Iran 545.000 125.000 400.000 1.070.000
 Republik Irlandia 10.460 7.000 0 17.460
 Israel (A) 176.500 445.000 7.650 629.150
 Italia (NATO) (NS) 230.350 65.200 238.800 534.350
 Jamaika 2.830 953 0 3.783
 Jepang 239.900 44.400 12.250 296.550
 Jerman (NATO) (NS) 284.500 358.650 40.000 683.150
 Kamboja 124.300 130.000 67.000 321.300
 Kamerun 23.100 0 9.000 32.100
 Kanada (NATO) 66.949 35.056 9.350 111.355
 Kazakhstan 65.800 237.000 34.500 337.300
 Kenya 24.120 0 5.000 29.120
 Kirgizstan 12.500 57.000 5.000 74.500
 Kolombia 285.554 0 152.519 438.073
 Republik Demokratik Kongo 83.800 0 1.400 85.200
 Republik Kongo 10.000 0 2.000 12.000
 Korea Selatan 687.000 1.500.000 23.000 2.210.000
 Korea Utara (A?) 1.106.000 3.200.000 189.000 4.495.000
 Kroasia (NATO) 20.000 12.000 10.000 42.000
 Kuba 46.000 39.000 1.146.500 1.231.500
 Kuwait 25.500 34.000 6.600 66.100
 Laos 29.100 0 100.000 129.100
 Latvia (NATO) 5.500 14.050 3.200 22.750
 Lebanon 72.100 0 13.000 85.100
 Lesotho 2.000 0 0 2.000
 Liberia 13.000 0 0 13.000
 Libya 276.000 500.000 53.000 919.000
 Lituania (NATO) 13.510 309.200 14.390 337.100
 Luksemburg (NATO) 900 0 612 1.512
 Madagaskar 13.500 0 8.100 21.600
 Makedonia 12.850 60.000 7.600 80.450
 Malawi 5.300 0 1.500 6.800
 Malaysia 110.000 41.600 20.100 171.700
 Mali 7.350 0 4.800 12.150
 Malta 2.140 0 0 2.140
 Maroko 196.300 150.000 50.000 396.300
 Mauritania 15.750 0 4.500 20.250
 Meksiko 192.770 300.000 25.000 517.770
 Mesir 468.500 479,000 397,000 1,344,500
 Moldova 7.200 66.000 4.300 77.500
 Mongolia 9.100 137.000 7.200 153.300
 Montenegro 6.500 0 0 6.500
 Mozambik 10.000 0 0 10.000
 Myanmar 428.250 0 72.000 500.250
 Namibia 9.000 0 6.000 15.000
 Nepal 63.000 0 15.000 78.000
 Nikaragua 14.000 0 0 14.000
 Niger 5.300 0 5.400 10.700
 Nigeria 78.500 0 82.000 160.500
 Norwegia (NATO) 27.600 219.000 29.400 276.000
 Oman 61.700 30.000 30.800 122.500
 Pakistan (A) 700.000 528.000 302.000 1.530.000
 Pantai Gading 17.050 0 7.000 24.050
 Papua Nugini 3.100 0 0 3.100
 Paraguay 18.600 164.500 14.800 197.900
 Perancis (NATO) (A) 459.050 519.000 101.400 1.079.450
 Peru 110.000 188.000 77.000 375.000
 Polandia (NATO) 163.000 234.000 21.300 418.300
 Portugal (NATO) 44.900 210.930 25.600 281.430
 Qatar 12.400 0 0 12.400
 Rumania (NATO) 97.200 104.000 79.900 281.100
 Rusia (A) 2.037.000 2.400.000 1.359.100 5.796.100
 Rwanda 61.000 0 10.000 71.000
 Selandia Baru (ANZUS) 9.732 2.242 0 11.974
 Senegal 9.400 0 5.800 15.200
 Serbia 74.500 400.000 40.000 514.500
 Seychelles 450 0 250 700
 Sierra Leone 13.000 0 0 13.000
 Singapura 60.500 312.500 96.300 469.300
 Siprus 10.000 60.000 750 70.750
 Slovenia (NATO) 9.000 20.000 4.500 33.500
 Slowakia (NATO) 26.200 20.000 4.700 50.900
 Spanyol (NATO) 177.950 328.500 72.600 579.050
 Sri Lanka 266.700 10.800 96.600 374.100
 Sudan 104.500 0 95.000 199.500
 Suriah 396.000 332.500 108.000 936.500
 Suriname 12.840 20.000 0 32.840
 Swedia 33.900 262.000 38.650 334.550
 Swiss 3.500 320.400 280.000 603.900
 Taiwan 290.000 1.653.500 22.000 1.965.500
 Tajikistan 6.000 0 1.200 7.200
 Tanjung Verde 1.200 0 0 1.200
 Tanzania 27.000 80.000 1.400 108.400
 Timor Leste 1.500 1.500 0 3.000
 Togo 9.450 0 750 10.200
 Tonga 450 0 0 450
Flag of Transnistria (state).svg Transnistria 4.500 15.000 2.000 21.500
 Trinidad dan Tobago 2.700 0 0 2.700
 Tunisia 35.000 50.000 12.000 97.000
 Turki (NATO) (NS) 514.000 980.000 948.700 2.442.700
 Turkmenistan 26.000 0 0 26.000
 Uganda 60.000 0 1.800 61.800
 Ukraina 148.000 1.000.000 112.500 1.260.500
 Uni Emirat Arab 50.500 0 0 50.500
 Uruguay 24.000 500 920 25.420
 Uzbekistan 50.000 40.000 17.000 117.000
 Venezuela 83.300 50.000 24.000 157.300
 Vietnam 384.000 4.000.000 2.080.000 7.464.000
 Yaman 65.000 40.000 70.000 175.000
 Yordania 100.700 35.000 10.000 145.700
 Yunani (NATO) 177.600 291.000 4.000 472.600
 Zambia 21.600 0 1.400 23.000
 Zimbabwe 32.000 0 21.800 53.800